Kotak pencarian

 

Costumer Service

SOLEH, SE
Sms/Phone/whatsapp
081 349 697 979

Pin BBM:D37375D4

Email:
republikduniadigital@gmail.com

Alamat Kantor

JL. Trans Kalimantan Komplek Handil Bakti Indah Baru No.22 kec.ALALAK kab.Handil Bakti. 70582

 

Jam Kerja

Hari : Senin - Sabtu

Pukul : 08.00 - 16.00 WIB

Diluar jam kerja hanya melayani sms, BBM, Whatsapp, dan E-mail


 

Testimoni Update!

Hai gelombang otak, saya selaku pemakai produk brainwave ingin memberi testimoni. Semula saya sangat sulit untuk berfokus terutama saat belajar, lalu saya mencoba memakai Brain Booster, Aura Booster laluppenyembuhan & Kesehatan. mulanya masih agak kurang terasa, tetapi setelah memakai lbh dari 2 minggu., saat ujian mulai terasa efeknya, semua jawaban bs terisi dan penuh percaya diri bahwa nilainya akan bagus. Malamnya juga mudah sekali tidur ditemani brainwave penyembuhan & kesehatan. Sepekan berlalu, nilai ujian pun keluar, wah IP saya meningkat drastis, semua ujian Tertulis saya A,dan saya juga tidak kesulitan lagi mengikuti ajaran dosen. Terima kasih banyak Brainwave, semoga dapat membantu kita lebih maju lagi. Ditunggu Produk selanjutnya (Eric Halim, Mahasiswa Universitas Binus angkatan 2009 - Kebon Jeruk, Jakarta)

Saya adalah pengguna Brain Booster. Selama 3 minggu sejak saya menggunakan Brain Booster, saya mulai sering belajar banyak hal dan gampang mengerti apa yang saya pelajari. Otak saya banyak muncul ide-ide yang belum pernah saya terpikir sebelumnya dan rasanya sangat jernih seperti membuka pintu lebar-lebar dan semua pengetahuan masuk sekaligus. Meski tidak sampai bisa menghapal dan mengingat dalam sekejab, belajar bukan hal beban lagi buat saya. Terima kasih pada gelombang otak yang sudah memberikan saya hidup yang lebih baik. (Elvira Laurent, Ibu Rumah Tangga - Yogyakarta)

Saya Hakim pengguna terapi gelombang otak, yg Hakim rasakan setelah menggunakan dapat lebih fokus belajar, cepat tangkap setiap membaca, lebih semangat , penyakit migrain yg berkurang. (Luqman Hakim, Mahasiswa - Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan)

Kirim Testimoni Anda tentang cd terapi kami, atau kritik dan saran Anda melalui sms atau email. Hanya testimoni yang menggunakan kata sopan dan tidak berlebihan yang kami muat dalam website ini.

 

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Menangis

Artikel » Artikel Kesehatan » Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Menangis

Suara tangis bayi emang sangat ditunggu untuk mencairkan suasana rumah yang sepi. Bayi menangis merupakan suatu hal normal yang menandakan bahwa dia sehat. Namun, bayi yang menangis terus-menerus dan tidak mau berhenti pastinya akan membuat anda kuatir dan tak tega untuk melihatnya. Pernahkah bayi anda menangis histeris, sementara anda sudah kehabisan akal untuk menenangkannya? bersabarlah dan tetap tenang. artikel ketahui penyebab dan cara mengatasi bayi menangis dapat membantu anda menenangkan bayi menangis.

Keinginan untuk merasa aman dan nyaman dikomunikasikan bayi dengan cara menangis. Akan tetapi meskipun kita tahu bahwa menangis merupakan hal yang wajar bagi bayi, menangis terutama di malam hari tetap saja membuat panik beberapa orang tua. Apalagi bagi para orang tua baru pastilah akan sangat kewalahan menghadapi bayi yang sedang menangis, dan sudah kehabisan akal untuk menghentikan tangisannya tetapi tidak mau berhenti.

Satu hal yang perlu anda ingat, bayi yang belum bisa bicara akan menangis untuk mengungkapkan apa yang dia rasakan atau apa yang dia butuhkan. Misalnya bayi ingin mengatakan bahwa dia kelaparan, kedinginan, kesepian, ingin tidur, dan masih banyak lagi. Sering menangis memang umum terjadi pada bayi, khususnya diminggu minggu pertama kehidupannya, baik siang ataupun malam hari.

Jika bayi anda menangis secara histeris dan tidak mau berhenti, segera cari tahu apa yang menyebabkan dia menangis untuk dapat mengatasi nya. Berikut ini beberapa penyebab mengapa bayi menangis dan cara mengatasinya.

  1. Merasa Lapar
    Biasanya hal ini merupakan alasan pertama yang Anda pikirkan ketika bayi Anda menangis. Kenali tanda-tanda bayi yang lapar sebelum tangisannya dimulai, yaitu bayi mulai gelisah terlihat seperti mau menangis, membuka mulut dan menutup mulutnya berkali-kali, mulai menghisap jari-jarinya, dan melakukan gerakan refleks memutar kepalanya ke arah sentuhan saat Anda letakkan tangan Anda di ujung bibirnya. Bila ini terjadi, solusinya adalah dengan memberikan ASI (Air Susu Ibu) atau susu formula sambil mendekap dengan hangat bayi di dada Anda.
  2. Popok yang basah atau kotor
    Saat popok bayi Anda basah atau penuh karena kotoran (air kencing atau tinja), maka bayi Anda akan merasa tidak nyaman dan menyebabkannya menangis. Oleh karena itu, setiap bayi Anda menangis, periksalah popoknya apakah basah atau tidak. Jika basah, gantilah popok bayi Anda dengan popok yang kering. Rajin-rajinlah menggantinya agar tidak terjadi iritasi.
  3. Terlalu Lelah
    Bayi mungkin akan rewel dan menangis saat merasa terlalu lelah setelah bermain dengan Anda. Apabila bayi mulai terlihat diam, bosan dengan mainannya, sering mengusap matanya dan mulai menguap, segera peluk erat dan ayun-ayunkan sambil berbicara lembut kepadanya. Biasanya bayi membuat suara-suara rewel yang lucu dengan mata tertutup dan tidak lama lagi dia akan tertidur lelap. Anda juga bisa memutarkan musik untuknya, pilih musik yang lembut dan menenangkan salah satunya dengan music Baby Silent untuk menenangkan bayi yang sering menangis.
  4. Merasa kesepian
    Bayi membutuhkan banyak pelukan dan bisa menangis ketika dia merasa sendirian. Hentikan tangisan bayi Anda dengan mendekapnya, rasa hangat dan detak jantung Anda dapat membuat bayi merasa aman dan nyaman. Belai lembut tubuh mungilnya dan kepalanya sehingga dia tidak merasa sendirian.
  5. Perut kembung
    Mungkin bayi Anda menangis dan rewel karena perutnya kembung. Biasanya disebabkan oleh angin yang masuk ke perut bayi pada saat menyusu, menangis atau bernafas. Cara menyendawakan bayi adalah dengan menyandarkan tubuh bayi pada bahu Anda, dengan posisi tubuh tegak lurus. Dagu bayi harus lebih tinggi daripada bahu Anda, tubuh bayi lurus ke bawah dan lehernya disangga oleh tangan Anda. Lalu tepuk-tepuklah tubuh bagian tengah dibawah iga bagian kiri.
  6. Kolik
    Penyebab terjadinya kolik pada bayi diduga karena gangguan di daerah perut seperti kejang otot di dinding usus, udara dalam usus dan gangguan pencernaan. Ciri-ciri bayi yang mengalami kolik adalah si kecil menangis dan tampak kesakitan, menarik-narik kakinya ke arah perut dan tangan menegang, wajah tampak merah, menangis serta menjerit tanpa henti. Tips untuk menenangkan bayi yang terserang kolik adalah dengan mengolesi perutnya dengan minyak kayu putih lalu gendong bayi dalam posisi telungkup dengan kepala terletak pada siku dan tangan Anda. Tekanan lengan Anda di perutnya dapat membantu mengeluarkan angin yang terperangkap di perutnya. Periksa dan ingat kembali makanan yang Anda konsumsi, kemungkinan makanan yang “keras” untuk bayi seperti cabai, bawang, kafein dirasakan oleh bayi melalui ASI sehingga menyebabkan perutnya tidak nyaman.
  7. Flu dan demam
    Bayi rentan terkena flu dan demam yang dapat membuatnya rewel dan sulit makan karena tidak bisa bernapas secara leluasa melalui hidungnya. Jika flu dan demam menyerang bayi Anda, cobalah untuk mengukur suhu tubuhnya dengan termometer dan kurangi panas tubuhnya dengan kompres air hangat.
  8. Rasa sakit atau pegal
    Tenangkan kerewelannya dengan menggosok dan memijat bayi Anda dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Saat ini banyak dijual buku panduan teknik memijat bayi di toko buku. Selain bisa menenangkan, pijatan juga bermanfaat bagi kesehatannya karena membantu melancarkan alirah darah dan menghilangkan rasa sakit atau pegal-pegal. Selain itu memijat bayi juga dapat mempererat jalinan kasih antara bayi dan Anda.
  9. Tumbuh gigi
    Bayi yang sedang tumbuh giginya sering rewel dan menangis karena merasa tidak nyaman dengan sensasi baru yang dirasakannya. Tumbuh gigi juga menimbulkan rasa nyeri yang terkadang diikuti dengan meningkatnya suhu tubuh. Ciri-cirinya adalah gusinya membengkak dan merah, banyak berliur, selera makannya rendah dan tidurnya tidak nyenyak. Cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya adalah dengan memberikan mainan gigit (lebih baik yang bisa didinginkan di kulkas) yang aman untuk mengurangi rasa gatal dan sakit pada gusinya. Beri banyak minum untuk menggantikan cairan yang hilang karena banyak berliur dan alihkan perhatiannya dengan memberikan banyak pelukan atau mainan.

Jika Anda mulai merasa kewalahan, frustrasi, dan marah karena bayi masih saja menangis dan rewel, Anda bisa meminta bantuan pasangan Anda, teman atau keluarga untuk sementara waktu menggantikan posisi Anda merawat bayi agar Anda bisa istirahat. Jika tidak ada orang lain yang bisa membantu Anda, jangan panik, letakkan bayi Anda di tempat tidurnya, bahkan jika bayi Anda menjerit biarkan untuk beberapa menit. Tenangkan diri Anda dengan mengambil nafas dalam-dalam beberapa kali. Setelah Anda merasa tenang, bersabarlah dan coba kembali untuk menghentikan tangisan bayi Anda.